Welcome

Ready to be TOGETHER ?

HOW ?

We'll show you the way

Facebook

First way , you can stay with us in Facebook media

Twitter

The second way , with Twitter media will keep you together

AND

There's many other way to stay together . Keep visit this blog and keep together

Senin, 22 September 2014

SUHU DAN PENGUKURANNYA

A. Suhu dan Pengukurannya

1. Pengertian Suhu
Ukuran derajat panas dan dingin suatu benda tersebut dinyatakan dengan besaran suhu. Jadi, suhu adalah suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda.

2. Termometer sebagai Alat Ukur Suhu
Suhu termasuk besaran pokok. Alat untuk untuk mengukur besarnya suhu suatu benda adalah termometer. Termometer yang umum digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. Pertimbangan dipilihnya raksa sebagai pengisi pipa kapiler termometer adalah sebagai berikut:
a. raksa tidak membasahi dinding kaca,
b. raksa merupakan penghantar panas yang baik,
c. kalor jenis raksa rendah akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup dapat mengubah suhunya,
d. jangkauan ukur raksa lebar karena titik bekunya -39 ºC dan titik didihnya 357ºC.
Pengukuran suhu yang sangat rendah biasanya menggunakan termometer alkohol. Alkohol memiliki titik beku yang sangat rendah, yaitu -114ºC. Namun demikian, termometer alkohol tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu benda yang tinggi sebab titik didihnya hanya 78ºC.
Pada pembuatan termometer terlebih dahulu ditetapkan titik tetap atas dan titik tetap bawah. Titik tetap termometer tersebut diukur pada tekanan 1 atmosfer. Di antara kedua titik tetap tersebut dibuat skala suhu. Penetapan titik tetap bawah adalah suhu ketika es melebur dan penetapan titik tetap atas adalah suhu saat air mendidih.

Berikut ini adalah penetapan titik tetap pada skala termometer.
a. Termometer Celcius
Titik tetap bawah diberi angka 0 dan titik tetap atas diberi angka 100. Diantara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi 100 skala.
b. Termometer Reaumur
Titik tetap bawah diberi angka 0 dan titik tetap atas diberi angka 80. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 80 skala.
c. Termometer Fahrenheit
Titik tetap bawah diberi angka 32 dan titik tetap atas diberi angka 212. Suhu es yang dicampur dengan garam ditetapkan sebagai 0ºF. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas  dibagi 180 skala.
d. Termometer Kelvin
Pada termometer Kelvin, titik terbawah diberi angka nol. Titik ini disebut suhu mutlak, yaitu suhu terkecil yang dimiliki benda ketika energi total partikel benda tersebut nol. Kelvin menetapkan suhu es melebur dengan angka 273 dan suhu air mendidih dengan angka 373. Rentang titik tetap bawah dan titik tetap atas termometer Kelvin dibagi 100 skala.


Perbandingan skala antara temometer Celcius, termometer Reaumur, dan termometer Fahrenheit adalah
C : R : F = 100 : 80 : 180
C : R : F = 5 : 4 : 9
Dengan memperhatikan titik tetap bawah 0ºC = 0ºR = 32ºF, maka hubungan skala C, R, dan F dapat ditulis sebagai berikut:
tº C =5/4 tºR
tº C =5/9 (tºF – 32)
tº C =4/9 (tºF – 32)
Hubungan skala Celcius dan Kelvin adalah
t K = tºC + 273 K

Kita dapat menentukan sendiri skala suatu termometer. Skala termometer yang kita buat dapat dikonversikan ke skala termometer yang lain apabila pada saat menentukan titik tetap kedua termometer berada dalam keadaan yang sama.
Misalnya, kita akan menentukan skala termometer X dan Y. Termometer X dengan titik tetap bawah Xb dan titik tetap atas Xa. Termometer Y dengan titik tetap bawah Yb dan titik tetap atas Ya. Titik tetap bawah dan titik tetap atas kedua termometer di atas adalah suhu saat es melebur dan suhu saat air mendidih pada tekanan 1 atmosfer.

Dengan membandingkan perubahan suhu dan interval kedua titik tetap masing-masing termometer, diperoleh hubungan sebagai berikut.
(Tx -Xb)/(Xa- Xb)=(Ty- Yb)/( Ya- Yb)
Keterangan:
Xa = titik tetap atas termometer X
Xb = titik tetap bawah termometer X
Tx = suhu pada termometer X
Ya = titik tetap atas termometer Y
Yb = titik tetap bawah termometer Y
Ty = suhu pada termometer Y

PENGUKURAN BESARAN FISIKA

A. Pengukuran Besaran Fisika
Peranan pengukuran dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Seorang tukang jahit pakaian mengukur panjang kain untuk dipotong sesuai dengan pola pakaian yang akan dibuat dengan menggunakan meteran pita. Penjual daging menimbang massa daging sesuai kebutuhan pembelinya dengan menggunakan timbangan duduk.
Seorang petani tradisional mungkin melakukan pengukuran panjang dan lebar sawahnya menggunakan satuan bata, dan tentunya alat ukur yang digunakan adalah sebuah batu bata. Tetapi seorang insinyur sipil mengukur lebar jalan menggunakan alat meteran kelos untuk mendapatkan satuan meter.
Ketika kita mengukur panjang meja dengan penggaris, misalnya didapat panjang meja 100 cm, maka panjang meja merupakan besaran, 100 merupakan hasil dari pengukuran sedangkan cm adalah satuannya.
Beberapa aspek pengukuran yang harus diperhatikan yaitu ketepatan (akurasi), kalibrasi alat, ketelitian (presisi), dan kepekaan (sensitivitas). Dengan aspek-aspek pengukuran tersebut diharapkan mendapatkan hasil pengukuran yang akurat dan benar.
Berikut ini akan kita bahas pengukuran besaran-besaran fisika, meliputi panjang, massa, dan waktu.

1. Pengukuran Panjang
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang benda haruslah
sesuai dengan ukuran benda. Sebagai contoh, untuk mengukur lebar buku kita gunakan pengaris, sedangkan untuk mengukur lebar jalan raya lebih mudah menggunakan meteran kelos.
a. Pengukuran Panjang dengan Mistar
Penggaris atau mistar berbagai macam jenisnya, seperti penggaris yang berbentuk lurus, berbentuk segitiga yang terbuat dari plastik atau logam, mistar tukang kayu, dan penggaris berbentuk pita (meteran pita). Mistar mempunyai batas ukur sampai 1 meter, sedangkan meteran pita dapat mengukur panjang sampai 3 meter. Mistar memiliki ketelitian 1 mm atau 0,1 cm.
Posisi mata harus melihat tegak lurus terhadap skala ketika membaca skala mistar. Hal ini untuk menghindari kesalahan pembacaan hasil pengukuran akibat beda sudut kemiringan dalam melihat atau disebut dengan kesalahan paralaks.

b. Pengukuran Panjang dengan Jangka Sorong
Jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang mempunyai batas ukur sampai 10 cm dengan ketelitiannya 0,1 mm atau 0,01 cm. Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur diameter cincin dan diameter bagian dalam sebuah pipa. Bagian-bagian penting jangka sorong yaitu
1. rahang tetap dengan skala tetap terkecil 0,1 cm
2. rahang geser yang dilengkapi skala nonius. Skala tetap dan nonius mempunyai selisih 1 mm.

c. Pengukuran Panjang dengan Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm atau 0,001 cm. Mikrometer sekrup dapat digunakan untuk mengukur benda yang mempunyai ukuran kecil dan tipis, seperti mengukur  ketebalan plat, diameter kawat, dan onderdil kendaraan yang berukuran kecil.
Bagian-bagian dari mikrometer adalah rahang putar, skala utama, skala putar, dan silinder bergerigi. Skala terkecil dari skala utama bernilai 0,1 mm, sedangkan skala terkecil untuk skala putar sebesar 0,01 mm. Berikut ini gambar bagian-bagian dari mikrometer.


2. Pengukuran Massa Benda
Timbangan digunakan untuk mengukur massa benda. Prinsip kerjanya adalah keseimbangan kedua lengan, yaitu keseimbangan antara massa benda yang diukur dengan anak timbangan yang digunakan. Dalam dunia pendidikan sering digunakan neraca O’Hauss tiga lengan atau dua lengan. Perhatikan beberapa alat ukur berat berikut ini.

Bagian-bagian dari neraca O’Hauss tiga lengan adalah sebagai berikut:
• Lengan depan memiliki skala 0—10 g, dengan tiap skala bernilai 1 g.
• Lengan tengah berskala mulai 0—500 g, tiap skala sebesar 100 g.
• Lengan belakang dengan skala bernilai 10 sampai 100 g, tiap skala 10 g.

3. Pengukuran Besaran Waktu
Berbagai jenis alat ukur waktu misalnya: jam analog, jam digital, jam dinding, jam atom, jam matahari, dan stopwatch. Dari alat-alat tersebut, stopwatch termasuk alat ukur yang memiliki ketelitian cukup baik, yaitu sampai 0,1 s.

BESARAN FISIKA DAN PENGUKURANNYA

A. Besaran Fisika dan Satuan

1. Pengertian Besaran Fisika, Besaran Pokok, dan Besaran Turunan
Di dalam pembicaraan kita sehari-hari yang dimaksud dengan berat badan adalah massa, sedangkan dalam fisika pengertian berat dan massa berbeda. Berat badan dapat kita tentukan dengan menggunakan alat timbangan berat badan. Misalnya, setelah ditimbang berat badanmu 50 kg atau dalam fisika bermassa 50 kg. Tinggi atau panjang dan massa adalah sesuatu yang dapat kita ukur dan dapat kita nyatakan dengan angka dan satuan. Panjang dan massa merupakan besaran fisika. Jadi, besaran fisika adalah ukuran fisis suatu benda yang dinyatakan secara kuantitas.
Selain besaran fisika juga terdapat besaran-besaran yang bukan besaran fisika, misalnya perasaan sedih, gembira, dan lelah. Karena perasaan tidak dapat diukur dan tidak dapat dinyatakan dengan angka dan satuan, maka perasaan bukan besaran fisika.
Besaran fisika dikelompokkan menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu. Adapun, besaran turunan merupakan besaran yang dijabarkan dari besaran-besaran pokok.
Sistem satuan besaran fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku, yaitu bersifat tetap, berlaku universal, dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metrik, yang dikelompokkan menjadi sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second).
Besaran pokok dan besaran turunan beserta dengan satuannya dapat dilihat dalam Tabel.
Tabel Satuan Besaran Pokok dalam Sistem Metrik
Tabel beberapa contoh garam

N0 Besaran Pokok Satuan SI/MKKS Singkatan Satuan Sistem CGS Singkatan
1 Panjang meter m centimeter cm
2 Massa kilogram kg gram g
3 Waktu detik s detik s
4 Suhu kelvin K Kelvin k
5 Kuat arus listrik ampere A stat ampere statA
6 Intensitas cahaya candela Cd candela Cd
7 Jumlah zat kilo mol kmol mol mol
Selain tujuh besaran pokok di atas, terdapat dua besaran pokok tambahan, yaitu sudut bidang datar dengan satuan radian (rad) dan sudut ruang dengan satuan steradian (sr).
Tabel Beberapa Besaran Turunan beserta Satuannya

N0 Besaran Turunan Penjabaran dari Besaran Pokok Satuan dalam MKKS
1 Luas Panjang × Lebar m2
2 Volume Panjang × Lebar × Tinggi m3
3 Massa Jenis Massa : Volume kg/m3
4 Kecepatan Perpindahan : Waktu m/s
5 Percepatan Kecepatan : Waktu m/s2
6 Gaya Massa × Percepatan newton (N) = kg.m/s2
7 Usaha Gaya × Perpindahan joule (J) = kg.m2/s2
8 Daya Usaha : Waktu watt (W) = kg.m2/s3
9 Tekanan Gaya : Luas pascal (Pa) = N/m2
10 Momentum Massa × Kecepatan kg.m/s

Satuan Sistem Internasional (SI) digunakan di seluruh negara dan berguna untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan perdagangan antarnegara. Kamu dapat membayangkan betapa kacaunya perdagangan apabila tidak ada satuan standar, misalnya satu kilogram dan satu meter kubik.
a. Satuan Internasional untuk Panjang
Hasil pengukuran besaran panjang biasanya dinyatakan dalam satuan meter, centimeter, milimeter, atau kilometer. Satuan besaran panjang dalam SI adalah meter. Pada mulanya satu meter ditetapkan sama dengan panjang sepersepuluh juta (1/10000000) dari jarak kutub utara ke khatulistiwa melalui Paris. Kemudian dibuatlah batang meter standar dari campuran Platina-Iridium. Satu meter didefinisikan sebagai jarak dua goresan pada batang ketika bersuhu 0ºC. Meter standar ini disimpan di International Bureau of Weights and Measure di Sevres, dekat Paris.
Batang meter standar dapat berubah dan rusak karena dipengaruhi suhu, serta menimbulkan kesulitan dalam menentukan ketelitian pengukuran. Oleh karena itu, pada tahun 1960 definisi satu meter diubah. Satu meter didefinisikan sebagai jarak 1650763,72 kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atom gas krypton-86 dalam ruang hampa pada suatu lucutan listrik.
Pada tahun 1983, Konferensi Internasional tentang timbangan  dan ukuran memutuskan bahwa satu meter merupakan jarak yang ditempuh cahaya pada selang waktu 1/299792458
sekon. Penggunaan kecepatan cahaya ini, karena nilainya dianggap selalu konstan.
b. Satuan Internasional untuk Massa
Besaran massa dalam SI dinyatakan dalam satuan kilogram (kg). Pada mulanya para ahli mendefinisikan satu kilogram sebagai massa sebuah silinder yang terbuat dari bahan campuran Platina dan Iridium yang disimpan di Sevres, dekat Paris. Untuk mendapatkan ketelitian yang lebih baik, massa standar satu kilogram didefinisikan sebagai massa satu liter air murni pada suhu 4ºC.
c. Satuan Internasional untuk Waktu
Besaran waktu dinyatakan dalam satuan detik atau sekon dalam SI. Pada awalnya satuan waktu dinyatakan atas dasar waktu rotasi bumi pada porosnya, yaitu 1 hari. Satu detik didefinisikan sebagai 1/26400 kali satu hari rata-rata. Satu hari rata-rata sama dengan 24 jam = 24 x 60 x 60 = 86400 detik. Karena satu hari matahari tidak selalu tetap dari waktu ke waktu, maka pada tahun 1956 para ahli menetapkan definisi baru. Satu detik adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9192631770 kali.
2. Mengonversi Satuan Panjang, Massa, dan Waktu
Setiap besaran memiliki satuan yang sesuai. Penggunaan satuan suatu besaran harus tepat, sebab apabila tidak sesuai akan berkesan janggal bahkan lucu. Misalnya seseorang mengatakan tinggi badannya 150ºC, orang lain yang mendengar mungkin akan tersenyum karena hal itu salah. Demikian pula dengan pernyataan bahwa suhu badan orang yang sehat biasanya 36 meter, terdengar janggal.
Hasil suatu pengukuran belum tentu dinyatakan dalam satuan yang sesuai dengan keinginan kita atau yang kita perlukan. Contohnya panjang meja 1,5 m, sedangkan kita memerlukan dalam satuan cm, satuan gram dinyatakan dalam kilogram, dari satuan milisekon menjadi sekon. Untuk mengonversi atau mengubah dari suatu satuan ke satuan yang lainnya diperlukan tangga konversi. Gambar di bawah menunjukkan tangga konversi panjang, massa, dan waktu, beserta dengan langkah-langkah penggunaannya.

3. Awalan Satuan dan Sistem Satuan di Luar Sistem Metrik
Di samping satuan sistem metrik, juga dikenal satuan lainnya yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya liter, inci, yard, feet, mil, ton, dan ons. Satuan-satuan tersebut dapat dikonversi atau diubah ke dalam satuan sistem metrik dengan patokan yang ditentukan. Konversi besaran panjang menggunakan acuan sebagai berikut:
• 1 mil = 1760 yard (1 yard adalah jarak pundak sampai ujung jari tangan orang dewasa).
• 1 yard = 3 feet (1 feet adalah jarak tumit sampai ujung jari kaki orang dewasa).
• 1 feet = 12 inci (1 inci adalah lebar maksimal ibu jari tangan orang dewasa).
• 1 inci = 2,54 cm
• 1 cm = 0,01 m
Satuan mil, yard, feet, inci tersebut dinamakan satuan sistem Inggris. Untuk besaran massa berlaku juga sistem konversi dari satuan sehari-hari maupun sistem Inggris ke dalam sistem SI.
Contohnya sebagai berikut.
• 1 ton = 1000 kg
• 1 kuintal = 100 kg
• 1 slug = 14,59 kg
• 1 ons (oz) = 0,02835 kg
• 1 pon (lb) = 0,4536 kg
Satuan waktu dalam kehidupan sehari-hari dapat dikonversi ke dalam sistem SI yaitu detik atau sekon. Contohnya sebagai berikut.
• 1 tahun = 3,156 x 10pangkat 7 detik
• 1 hari = 8,640 x 10 pangkat4 detik
• 1 jam = 3600 detik
• 1 menit = 60 detik
Di dalam sistem metrik juga dikenal sistem awalan dari sistem MKS baik ke sistem makro maupun ke sistem mikro. Perhatikan Tabel berikut ini.
Tabel Awalan Satuan Sistem Metrik Besaran Panjang

Penelitian jagad mikro dengan konversi sistem mikro banyak berkembang dalam bidang teknolgi dewasa ini, contohnya teknologi nano yang menyelidiki jagad renik seperti sel, virus, bakteriofage, dan DNA. Adapun penelitian jagad makro menggunakan konversi sistem makro karena objek penelitiannya mencakup wilayah lain dari jagad raya, yaitu objek alam semesta di luar bumi.
4. Mengonversi Satuan Besaran Turunan
Besaran turunan memiliki satuan yang dijabarkan dari satuan besaranbesaran pokok yang mendefinisikan besaran turunan tersebut. Oleh karena itu, seringkali dijumpai satuan besaran turunan dapat berkembang lebih dari satu macam karena penjabarannya dari definisi yang berbeda. Sebagai contoh, satuan percepatan dapat ditulis dengan m/s2 dapat juga ditulis dengan N/kg. Satuan besaran turunan dapat juga dikonversi. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini!
• 1 dyne = 10pangkat-5 newton
• 1 erg = 10pangkat-7 joule
• 1 kalori = 0,24 joule
• 1 kWh = 3,6 x 10pangkat6 joule
• 1 liter = 10pangkat-3 m3 = 1 dm3
• 1 ml = 1 cm3 = 1 cc
• 1 atm = 1,013 x 10pangkat5 pascal
• 1 gauss = 10pangkat-4 tesla

B.Memperhatikan dan Menerapkan Keselamatan Kerja dalam Pengukuran
Belajar fisika tidak dapat dipisahkan dari kegiatan laboratorium. Dalam melaksanakan percobaan dan kegiatan di laboratorium mungkin saja terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga keselamatan dalam bekerja. Salah satu usaha menjaga keselamatan kerja dan mencegah terjadinya kecelakaan adalah dengan memperhatikan dan melaksanakan tata tertib di laboratorium.
Mengapa kecelakaan dapat terjadi? Kecelakaan di laboratorium dapat terjadi disebabkan beberapa hal, antara lain
1. tidak mematuhi tata tertib laboratorium,
2. tidak bersikap baik dalam melaksanakan kegiatan laboratorium,
3. kurangnya pemahaman dan pengetahuan terhadap alat, bahan, serta cara penggunaannya,
4. kurangnya penjelasan dari guru atau tenaga laboratorium, dan
5. tidak menggunakan alat pelindung.
Adapun bahaya-bahaya yang mungkin perlu diantisipasi di lingkungan laboratorium adalah sebagai berikut:
1. luka bakar akibat panas,
2. bahaya listrik,
3. bahaya radioaktif, dan
4. bahaya kebakaran.

Rabu, 07 Mei 2014

10 Kabupaten / Kota Terbesar di Jawa Timur

Selamat Siang guys . Lama gak ngeblog maaf kalo mengganggu . Kali ini saya au ngasih kalian list Kabupaten atau Kota terbesar di Jawa Timur . Jawa Timur adalah provinsi di Indonesia yang terletak di ujung timur Pulau Jawa . Provinsi ini ternyata mempunyai kabupaten / kota terbanyak di Indonesia. Nah langsung je ye . List ini saya buat berdasarkan penelitian saya di Wikipedia , jadi kalau ada kesalahan , mohon maaf:

1. Kota Surabaya
Siapa orang Indonesia yang tidak tahu kota terbesar kedua di Indonesia ini ? Yang terkenal akan Jembatan Suramadu (Surabaya -Madura) dan Tugu Pahlawannya ? Dan juga legenda Sura dan Baya nya ? Kota ini terletak di pinggiran Selat Madura dan di selatan berbatasan dengan Kab.Sidoarjo dan di Barat berbatasan dengan Kab. Gresik. Kota ini diperintah oleh seorang wanita yang bernama Tri Rismaharini yang beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan. Di kota ini terdapat salah satu universitas terkenal yaitu Universitas Airlangga dan juga Institut Teknologi Sepuluh Nopember.Kota ini mempunyai luas daerah 374,8 km2 dengan penduduk berjumlah 3.123.914 jiwa.

2.Kabupaten Malang
Kabupaten ini merupakan salah satu kota wisata yang terkenal di Jawa Timur dan sebagian besar wilayahnya merupakan pegunungan yang berhawa sejuk . Kabupaten ini beribukota di Kota Kepanjen . Kabupaten mempunyai luas 3.534,86 km2 dan penduduknya sebanyak 2.446.218 jiwa.

3.Kabupaten Jember
Kabupaten ini menduduki peringkat ke tiga dengan jumlah penduduk sebanyak 2.332.726 jiwa dan luas wilayahnya 2.948,87 km2. Jember terkenal akan produksi tembakaunya dan kabupaten ini juga tempat dimana saya lahir . Jember mempunyai beberapa pariwisata diantaranya Pantai Watu Ulo . Jember dulunya merupakan kota administratif namun sekarang status itu telah dihapus dan ibukota kabupaten ini terletak di Jember . Kabupaten ini mempunyai bandara sendiri yang namanya Bandara Notohadinegoro,.

4.Kabupaten Banyuwangi
Kabupaten yang terletak di ujung Pulau Jawa ini menempati peringkat keempat dengan jumlah penduduk sebanyak 2.100.000 jiwa dengan luas mencapai 5.782,50 km2 . Kabupaten ini terletak di pinggiran Selat Bali dan mempunyai pelabuhan yang dinamai Gilimanuk . Dan kabupaten ini juga mempunyai bandara yaitu Bandar Udara Blimbingsari.

5.Kabupaten Sidoarjo
Nah kabupaten ini juga cukup terkenal karena Bendungan Lumpur Lapindo-nya. Kabupaten ini terletak berbatasan dengan Kota Surabaya . Kabupaten ini mempunyai penduduk berjumlah 1.682.000 jiwa dengan luasnya mencapai 591,59 km2 .

6.Kabupaten Kediri
Kabupaten Kediri terletak hampir di tengah tengah Provinsi Jawa Timur . Kabupaten ini mempunyai luas 963,21 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 1.475.000 jiwa. Kota ini mempunyai minuman khas yang disebut Teh Rosela   yang diseduh dari bunga Rosela.

7.Kabupaten Pasuruan
Kabupaten yang terletak di pinggiran Selat Madura ini mempunyai luas mencapai 1.474 km2 dan penduduknya berjumlah 1.369.295 jiwa . Kabupaten ini beribukota di Kota Pasuruan . Kabupaten ini jika tidak salah mempnyai Taman Safari ya ?

8.Kabupaten Lamongan
Terletak di utara Pulau Jawa dan berbatasan langsung dengan Laut Jawa dibagian utaranya . Beribukota di Lamongan , kabupaten ini mempunyai Monumen Bandeng Lele . Luas kabupaten ini adalah 1.812 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 1.365.402 km2

9.Kabupaten Gresik
Terletak berbatasan langsung dengan Kota Surabaya . Kabupaten Gresik juga terletak di pinggiran laut yaitu Selat Madura dan Laut Jawa . Luas kabupaten ini adalah 1.191,25 km2 dengan penduduk mencapai 1.307.995 jiwa . Kbupaten ini beribukota di Kota Gresik

10.Kabupaten Bojonegoro
Terletak berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah . Kabupaten ini mempunyai luas 2.384,08 km2 dengan penduduk mencaai 1.213.000 jiwa .

Senin, 21 April 2014

10 Kabupaten / Kota Terbesar di Kalimantan Selatan

Hi guys , say sadar saya tinggal di Kalimantan Selatan kenapa gak bahas tentang Kalimantan Selatan . Nah kali ini saya akan bahas mengenai 10 Kabupaten / Kota terbesar di Kalimantan Selatan . Kalimantan Selatan terdiri atas 13 kab/kota . Mau tau ? Cekidot :

1.Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin adalah ibukota dari Prov. Kalimantan Selatan yang terbelah oleh Sungai Martapura yang bermuara di Sungai Barito. Letak kota ini nyaris di tengah tengah Indonesia. Kota ini memiliki ketinggian 0,16 m dibawah permukaan laut sehingga saat pasang surut air laut , kota ini akan terendam . Luas kota ini adalah 98,46 km2 dengan jumlah penduduk 625.481 km2(2010) yang menjadikannya salah satu kota terbesar di Indonesia

2.Kabupaten Banjar
Kabupaten yang memiliki ibukota di Martapura ini luasnya 4.688 km2 . Kalian tau Martapura kan ? Kota yang terkenal akan pengolahan INTAN nya . Di kota ini anda juga dapat menemukan banyak pesantren sehingga kota ini juga dikenal sebagai kota pesantren . Kabupaten yang sedang diperintah oleh Pangeran H. Khairul Saleh ini mempunyai penduduk sebanyak 506.204 jiwa.

3.Kabupaten Tapin
Terletak di Utara Kabupaten Banjar , kabupaten yang diperintah oleh Drs.H.M.Arifin Arpan ini mempunyai luas 2700,82 km2 dengan penduduk 326.812 jiwa . Ibukotanya terletak di Rantau . Di kabupaten ini mengalir Sungai Tapin yang memppunyai 4 cabang yaitu Sungai Muning , Tatakan , Halat , Gadung .

4.Kabupaten Tanah Laut
Kabupaten ini terletak di titik paling selatan Pulau Kalimantan . Kabupaten ini beribukota di Pelaihari dan mempunyai luas 3.631,35 km2.Ibukota Pelaihari mempunyai beberapa landmark antara lain Tanah Laut Sign jika anda hendak memasuki Kota Pelaihari , dan di Kec.Takisung juga terdapat Pantai Takisung serta di Desa Batakan terdapat Pantai Batakan . Di pusat kota ini terdapat beberapa Tugu , dan di tengah kota ini juga terdapat Lapangan Tugu , Stadion Pertasi , Taman Mina Tirta , RTH Kijang Mas serta di Kec Bajuin terdapat Air Terjun Bajuin . Penjelasannya panjang kan ? Soalnya saya tinggal disini . Penduduk disini berjumlah 296.333 jiwa.

5.Kabupaten Kotabaru
Beribukota di Kotabaru yang terletak di Pulau Laut . Kabupaten ini mempunyai Bandara sendiri yang bernama Stagen. Kabupaten ini mempunyai luas 9.442,46 km2 dan penduduknya berjumlah 290.142 jiwa. Kabupaten ini mempunyai 21 kecamatan yang letaknya tersebar.Kabupaten ini terletak di Pulau Kalimantan dan sebagian wilayahnya ada di Pulau Laut.

6.Kabupaten Barito Kuala
Terletak di tepian Sungai Barito yang biasa disingkat BATOLA . Kabupaten ini beribukota di Marabahan yang terletak di pinggiran Sungai Barito . Kabuoaten ini merupakan pemekaran Kabupaten Banjar . Kabupaten ini mempunyai penduduk sebanyak 276.066 jiwa dan di sebelah selatan Kota Marabahan terletak Jembatan Rumpiang yang menghubungkan sisi kanan dan kiri Sungai Barito

7.Kabupaten Tanah Bumbu
Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kab. Kotabaru dan sekarang kabupaten ini beribukota di Batulicin yang terletak di pinggiran laut . Kabupaten ini mempunyai bandara sendiri yang bernama "Bersujud".Kabupaten ini mempunyai luas 5.066,96 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 267.913 jiwa.

8.Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Kabupaten yang terletak di tengah tengah Kalimantan Selatan ini berdampingan dengan Kabupaten hulu Sungai Selatan dan Utara . Biasanya nama kabupaten ini disingkat menjadi HST dengan ibukota di Barabai yang terkennal akan "Apam Barabai"-nya . Kabupaten ini diperintah oleh Harun Nurasid dengan luas kabupaten mencapai 1.472 km2 dan penduduk berjumlah 243.460 jiwa.

9.Kabupaten Tabalong
Terletak di ujung utara Kalimantan Selatan dan langsung berbatasan dengan Kalimantan Timur dan Tengah . Kabupaten ini adalah kabupaten yang mempunyai luas 3.496 km2 dengan penduduk sebanyak 218.954 jiwa. Ibukota kabupaten ini adalah Kota Tanjung

10.Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Biasa disingkat sebagai HSS dan beribukota di  Kandangan yang terkenal akan "Dodol Kandangan"-nya . Luas kabupaten ini adalah 1.703 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 212.485 jiwa.

Minggu, 20 April 2014

10 Gedung Tertinggi di Indonesia

Siang teman , saya mau bagi bagi tentang 10 Gedung Tertinggi di Indonesia . Di Indonesia terutama di Jakarta sudah banyak gedung tinggi bertingkat yang menjulang sangat tinggi . Berikut daftarnya :

1.Ciputra World Hotel Tower Jakarta
Dibangun pada 2013 dengan 49 lantai yang tingginya mencapai 257 m

2.Wisma 46
Tingginya 250 m yang dibagi dalam 50 lantai

3.BCA Tower Jakarta
Lantainya sebanyak 56 dan tingginya 230 m

4.Equity Tower Jakarta
Tingginya 220 m dan memuat 44 lantai

5.The Peak 1 & 2
Gedung 55 Lantai dengan tinggi 219 m

6.Denpasar Residence @ Kuningan City 1
Lantainya berjumlah 58 dengan tinggi 218 m

7.Denpasar Residence @ Kuningan City 2
Lantainya berjumlah 58 dengan tinggi 218 meter (kembar sob)

8.Graha Energi
40 lantainya menjulang setinggi 217 m

9.Bakrie Tower
214 m tingginya dibagi dalam 50 lantai

10.Sudirman Place Jakarta
Lantainya berjulah 52 lantai dengan tinggi 213 m